Selamat

Minggu, 16 Mei 2021

BERITA

19 April 2021|20:30 WIB

AP I Catatkan Trafik 6,1 Juta Penumpang Hingga Akhir Maret

Trafik penumpang sepanjang triwulan I 2021 anjlok 65% secara year-on-year
ImageCalon penumpang antre untuk "check in", di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (26/10/2020). Kementerian Perhubungan memprediksi kenaikan pergerakan penumpang pesawat mencapai 20 persen di masa libur panjang 28 Oktober hingga 1 November 2020 dengan adanya subsidi harga tiket pesawat yang diberikan pemerintah. ANTARAFOTO/Muhammad Iqbal

JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) telah melayani sebanyak 6,12 juta penumpang pada 15 bandara yang dikelola dengan 84.318 pergerakan pesawat sepanjang triwulan I/2021. Trafik kargo pun tercatat sebesar 105,4 juta kg pada periode itu.

Direktur Utama AP I, Faik Fahmi melalui keterangannya menyebut sepanjang triwulan I/2021, trafik penumpang tertinggi terjadi pada bulan Maret dengan 2,34 juta pergerakan orang, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 1,69 juta orang.

"Sementara untuk Januari 2021, trafiknya sebanyak 2,08 juta pergerakan orang," ungkap Faik Fahmi di Jakarta, Senin (19/4).

Secara detail, bandara dengan trafik penumpang tertinggi sepanjang periode itu ialah Bandara Sultan Hasanuddin Makasar dengan trafik sebesar 1,58 juta pergerakan orang, diikuti Bandara Juanda Surabaya 1,23 juta pergerakan dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan 633.879 pergerakan orang.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, trafik penumpang pada triwulan I/2021 pada bandara yang dikelola AP I anjlok sebesar 65,5%. Tiga bulan pertama tahun lalu, Angkasa Pura I mencatatkan pergerakan penumpang sebanyak 17,7 juta orang.

Faik meyakini anjloknya trafik penumpang secara year-on-year itu tak lepas dari pandemi covid-19 yang masih melanda Indonesia dan dunia pada 2021 ini sehingga kinerja trafik penerbangan turut tertekan.

Sedangkan terkait tingginya trafik penumpang pada triwulan I/2020 sendiri dikarenakan kasus penularan covid-19 di Tanah Air baru teridentifikasi pada awal Maret tahun lalu yang kemudian disusul kebijakan restriksi perjalanan sebagai langkah menekan penularan virus.

"Setelah itu, trafik penerbangan mengalami penurunan drastis hingga titik terendah terjadi pada Mei 2020 dimana trafik penumpang hanya sebesar 77.342 penumpang," ucap Faik.

Namun demikian, seiring dengan berjalannya program vaksinasi, AP I memroyeksi akan ada peningkatan trafik sebesar 29% pada akhir tahun ini secara year-on-year atau 40,6 juta penumpang dibandingkan 31,8 juta penumpang pada tahun lalu.

Sementara untuk trafik pergerakan pesawat diproyeksi tumbuh 20% menjadi 519.795 pergerakan dari 432.864 pergerakan pada 2020 serta trafik kargo diprediksi tumbuh tipis 2,1% dari 436.049 ton sepanjang 2020 menjadi 445.049 ton.

Selain beriringan dengan vaksinasi, proyeksi pertumbuhan positif itu juga diikuti pembekalan para pelaku usaha di sektor pariwisata terkait penerapan protokol kesehatan dengan standar yang sudah ditentukan para pemangku kepentingan terkait.

"Untuk dapat mencapai proyeksi itu, kami berharap pula agar destinasi pariwisata mulai dibuka secara bertahap setelah Hari Raya Idul Fitri 2021 sehingga bisa mendorong peningkatan trafik di bandara-bandara Angkasa Pura I," tandasnya. (Yoseph Krishna)

 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA