c

Selamat

Senin, 27 Mei 2024

CATATAN VALID

15 Desember 2023

17:00 WIB

Keunikan Belut Listrik Dan Energi Yang Dihasilkannya

Belut listtik bukan termasuk famili belut, sebenarnya, Setrum belut listrik dapat mencapai lebih dari 600 volt dan sel-sel listriknya dapat menyimpan energi listrik

Penulis: Mohammad Widyar Rahman

Editor: Rikando Somba

Keunikan Belut Listrik Dan Energi Yang Dihasilkannya
Keunikan Belut Listrik Dan Energi Yang Dihasilkannya
Ilustrasi belut listrik dalam aquarium. Shutterstock/tristan tan

Belut listrik atau sidat listrik yang dikenal dengan nama ilmiah Electrophorus electricus memiliki kemampuan menghasilkan energi listrik sangat kuat. Hewan ini menggunakan kemampuannya yang mengejutkan tersebut untuk menghadapi mangsanya dan membela diri.

Faktanya, belut listrik sebenarnya bukanlah termasuk famili belut. Hewan ini merupakan jenis ikan yang termasuk famili Gymnotidae. Artinya, belut listrik lebih dekat kekerabatannya dengan ikan lele dibandingkan famili belut. Bahkan, belut asli saja tidak bisa menghasilkan sengatan listrik seperti halnya belut listrik.

Belut listrik berasal dari perairan tawar Amerika Selatan, seperti Sungai Amazon. Ikan ini juga banyak terdapat di sekitar perairan Guatemala, Argentina dan Kepulauan Karibia. Belut listrik menyukai tempat yang berlumpur dan berair tenang. Bentuk tubuh belut listrik sangat unik, hampir 90% bagian tubuhnya berupa ekor. Di bagian ekor tersebut terdapat organ penghasil energi listrik seperti piringan kecil yang tersusun dari sel saraf dan sel ototnya atau disebut sebagai elektrosit. Jumlah elektrositnya lebih dari 5000 buah dan dapat menyimpan energi listrik.

Belut listrik dapat menghubungkan antar elektrosit tersebut, sehingga tegangan listrik yang dihasilkan bergantung pada kebutuhannya. Misalnya, untuk keperluan navigasi, belut listrik hanya membutuhkan tegangan listrik yang rendah. Fungsi navigasi tersebut layaknya radar yang memancarkan sinyal listrik.

Isi Ulang Energi
Begitu pula, untuk melumpuhkan mangsanya, besar kecilnya tegangan listrik yang digunakan tergantung ukuran tubuh mangsanya. Jika mangsanya besar, tegangan listrik maksimal hingga mencapai lebih dari 600 volt. Sebagai perbandingan, tegangan listrik rumah tangga saja hanya mencapai 220 volt. Prinsip kerja belut listrik ini mirip dengan cara kerja baterai. Ujung kepala bertindak sebagai kutub positif dan ujung ekornya bertindak sebagai kutub negatif. Makanya, pada saat belut memberikan sengatan listriknya, hewan ini akan menempelkan bagian tubuhnya pada mangsanya.

Atas dasar prinsip baterai ini, aliran listrik terjadi hanya kepada mangsanya yang telah menempel pada tubuhnya saja. Sedangkan hewan air di sekitarnya tidak terdampak sengatan listriknya karena tidak adanya sentuhan langsung dengan bagian tubuh belut tersebut.

Melalui arus sekitar 1 Ampere yang ditimbulkan dari tegangan listrik tersebut, sengatan belut listrik ini dapat mematikan mangsanya. Setelah memberikan sengatan, organ penghasil listriknya ini membutuhkan waktu untuk mengisi ulang energi listrik.

Lalu, jika belut listrik dapat memberikan sengatan listrik, kenapa belut listrik ini tidak terdampak sengatannya sendiri? Hal ini disebabkan organ tubuh belut listrik sepeti otak, jantung dan sebagainya berada dekat dengan bagian kepala (jauh dari ekornya). Kemudian, organ tubuh tersebut memiliki lapisan lemak yang berfungsi sebagai insulator agar dapat terlindung dari sengatan listriknya sendiri.

Uniknya, enzim yang dihasilkan dari organ listrik hewan ini telah menjadi inspirasi untuk pengobatan penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer. Selain itu, belut listrik ini juga dapat menjadi model pengembangan baterai untuk prostetik (alat bantu bagi orang yang kehilangan anggota gerak tubuh) dan sensor yang ditanamkan pada manusia (medical implant).


Referensi:
de Santana, C.D., Crampton, W.G.R., Dillman, C.B. et al. Unexpected species diversity in electric eels with a description of the strongest living bioelectricity generator. Nat Commun 10, 4000 (2019). https://doi.org/10.1038/s41467-019-11690-z
e-jurnal. 2014. Belut Listrik. diakses dari: https://www.e-jurnal.com/2014/02/belut-listrik.html 


KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentarLoginatauDaftar